Archive for November, 2008

Satu

Rotasi bumi menyisakan memori tanpa batas
aku bagian dari perputaran itu..
yang terpecahkan kedalam angka tidak pasti..
aljabar merumuskan dalam formulasi andai kamu penyebutnya biarkan aku yang menjadi pembilangnya.. Perasa’an ini membuat aku menuai harapan diatas suhu normal yang terkonversi dalam asa..
Ibnu sina tak mampu menuliskan dalam lembaran bukunya tuk mengobati penyakit rindu yang telah kronis dalam jiwaku..
Penulis dari timur tengah juga tak dapat menciptakan kata untuk mengungkapkan rasa ini..
Aku tak mampu melihat kehidupan ini karena jiwaku telah terbagi dalam jiwamu..
Hanya menyatu denganmulah yang akan menjadikan aku sebagai manusia seutuhnya..

Kau tak datang

Malam diselimuti awan menghitam
Bintang-bintang tak menampakkan dirinya
Rembulanpun tak sudi tersenyum….
Hanya angin berlarian menghampiri
Menusuk-nusuk tulang
Dan rintik air langit membasahi
Serupa batu kerikil jatuh satu persatu
Membuat seluruh tubuh ini menggigil kedinginan
Ak menunggumu…
Malam itu
Hanya langit menaungiku
Hanya nyanyian hewan-hewan malam
Yang kudengar pilu
Menemaniku…
Aku menunggumu
Hingga mentari tersenyum menyapa
Hingga awan berubah menjadi putih berseri hingga tetesan embun pagi mengering
dihirup hangatnya suasana pagi
Ak menunggumu..
Tapi kau masih juga tak hadir…

Mimpi Indah

Kau tak ubahnya mimpi indah bagiku
Yang tak terlupakan…
Melayang, menari dalam lamunan mengikuti irama khayalanku
wujudmu tak mungkin memudar dari anganku.. Ia akan selalu memenuhi ruang pikiranku
Rasa itu tertanam kokoh dalam relung hati berakar kuat mencengkram
Karna sebagian dari jiwaku ada pada dirimu
Begitu juga sebaliknya..
Karena kau dan aku satu..
Kita adalah satu..