Dia….

Jarak
yang membentang tak halangi rasa cintaku padanya…
Meski sejatinya dia memang tak pernah hadir di alam nyataku…
Tapi dia selalu hadir di alam mimpiku kala malam tiba…
Dan disiangnya dia isi ruang2 khayalku…
Dia memang ditakdirkan bukan untukku…
Tapi cinta dihatiku telah ditakdirkan untuknya…
Aku tak pernah menyesal jika harus mencintai tanpa dicintainya…
aku bahagia mencintainya…
karna bagiku dia akan selalu menjadi rembulanku
yang setiap sa’at akan selalu menerangi hati ini…
Meski aku sadar…
hanya mimpilah yang bisa satukan hati, jiwa dan rasa kami…



Leave a Comment