Mengenal Sosok Nabi Muhammad SAW. Part II

Ketika berumur 12 tahun, beliau mengikuti pamannya Abu Thalib berdagang ke negeri Syam (Syiria). Namun sebelum sampai ke kota Syam, di daerah Bushra, kafilah mereka bertemu dengan seorang Pendeta Nasrani yang sangat berpengaruh, namanya “buhaira”. Pendeta itu melihat tanda-tanda kenabian pada diri Nabi Muhammad saw. Maka ketika itu Abu Thalib di nasehati oleh Buhaira agar segera membawa nabi kembali ke makkah, sebab dia khawatir orang yahudi akan menemukannya dan menganiayanya. Abu Thalib segera menyelesaikan dagangannya kemudian segera bertolak ke Makkah.

Sebagaimana anak-anak seumuran beliau, Nabi kembali ke pekerjaannya mengembala kambing, kambing keluarga juga kambing-kambing penduduk Makkah yang lain, yang di percayakan kepada beliau untuk di kembalakan.

Pekerjaan mengembala kambing ini membuahkan didikan yang amat baik pada diri Nabi Muhammad saw. Karena memerlukan keuletan, kesabaran serta keterampilan khusus.

Di waktu beliau menginjak umur 15 tahun, terjadilah peristiwa yang bersejarah bagi penduduk Kota Makkah, yaitu terjadi peperangan antara suku Quraisy dan Kinanah di satu pihak, dengan suku Qais ‘Ailan di pihak yang lain. Nabi Muhammad ikut aktif memberikan bantuan dalam peperangan ini dengan menyediakan keperluan peperangan bagi paman-paman beliau.

Peperangan ini terjadi di daerah tanah suci dan bulan-bulan suci. Yaitu pada bulan Dzulqo’dah. Bagi orang arab peperangan ini di anggap pelanggaran terhadap kesucian, karena melanggar kesucian bulan Dzulqo’dah, yang sebenarnya dilarang menumpahkan darah. Maka karena itu peperangan tersebut dinamakan “Harbul Fijar” perang yang memecahkan kesucian.

Bersambung…

Mengenal Sosok Nabi Muhammad SAW.

Di kala umat manusia dalam kegelapan dan kehilanganpegangan hidupnya. Lahirlah ke dunia dari keluarga yang sangat sederhana, di kota Makkah, seorang bayi yang kelak membawa perubahan besar bagi sejarah peradaban dunia. Bayi itu Yatim, Karena Ayahnya Yang bernama Abdullah wafat 7 bulan sebelum kelahiran beliau. Kehadiran bayi itu di sambutoleh Kakeknya yang bernama Abdul Muththolib dengan penuh kasih sayang dan kemudian bayi itu dibawanya ke kaki Ka’bah. Di tempat suci itulah beliau di beri nama MUHAMMAD suatu nama yang belum pernah ada sebelumnya. Menurut hitungan para ahli falaq, kelahiran beliau bertepatan pada tanggal 12 Rabiul Awwal tahun Gajah atau 20 April 571 M.

Sebab dinamakan Tahun Gajah pada tahun kelahiran beliau, karena pada tahun itu kota Makkah diserang oleh pasukan Nasrani berkendaraan Gajah di bawahpimpinan Abrahah, Gubernur dari kerajaan Abbessinia Yaman, dan mereka bermaksud menghancurkanKa’bah. Namun  Allah Maha Kuasa, sebelum maksud mereka tercapai, mereka sudah di hancurkan. Allah swt. Mengirimkan burung Ababil yang membawa batu dari Neraka Jahannam untuk menghancurkan mereka. (Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu bertindak terhadap tentara bergajah. Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka “untuk menghancurkan Ka’ba” itu sia-sia?. Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong. Yang melempari mereka dengan batu ” yang berasal ” dari tanah yang terbakar. Lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan “ulat”) QS. Al Fiil.

Nabi Muhammad saw. adalah keturunan dari Qushai, pahlawan suku Quraisy yang berhasil menggulingkan kekuasaan Khuza’ah ataskota Makkah. Ayah beliau  bernama Abdullah bin Abdul Muththolib bin Hasyim bin Abdu Manaf bin Qushai bin Kilab bin Murrah dari golongan Arab Banu Ismail. Ibu beliau bernamaAminah  binti Wahab bin Abdu Manaf bin Zuhrah bin Kilab bin  Murrah. Dari sinilah silsilah keturunan Ayah Ibu beliau, keduanya termasuk golongan bangsawan dan terhormat dalam kalangan kabilah-kabilah Arab.

Sudah menjadi kebiasaan bagi penduduk kota Makkah, terutama pada golongan bangsawan, menyusukan danmenitipkan bayi-bayi mereka pada kepadawanita Badiyah (Dusun padang pasir) agar bayi-bayi itu dapat menghirup hawa yang bersih, terhindar dari penyakit-penyakit kota dan supaya bayi-bayi itu dapat berbicara dengan bahasa Arab yang Murni DanFasih. Demikian halnya dengan Nabi Muhammad saw.Beliau  diserahkan kepada perempuanyang baik, namanya Halimah Sa’diyah dari Bani Saad kabilah Hawazin yang tidak jauh dari Kota Makkah. Di perkampungan inilah beliau di asuh dan di besarkan hinggaberumur lima tahun.

Bersambung….

Do’a Untuk Palestina

Palestina…..

Sabarlah Engkau Kawan…

Atas agresi iblis-iblis Israel yang selalu bergentayangan…

Ingin merebut indahnya negrimu…

Jangan bersedih Kawan….

Pejihad tangguh dari pemuda-pemudamu

Membuat kami iri…

Iri karena pintu surga telah terbuka…

Menyambut mereka..Para mujahidin yang telah gugur..

Surga telah menunggu mereka Wahai Kawan….

Palestina…..

Kami sayang pada kalian kawan…

Kami cinta pada kalian kawan..

Kami juga tidak pernah sudi melihatmu luluh lantak

Dibombardir oleh mesin-mesin maut super canggih israel..

Dilempari roket-roket pencabut nyawa…

Membuat ratusan nyawa bahkan ribuan meregang tanpa dosa

Bayi-bayi mungil…anak-anak yang lucu dan imut

Ibu-ibu yang sedang hamil

Nenek-nenek renta…

Yang kesemuanya masih butuh kasih sayang…

Telah hancur lebur oleh ganasnya ego iblis-iblis itu.

Isak tangis mereka yang ditinggal ayahnya…

ratapan mereka yang ditinggal ibundanya…

rintihan mereka yang kehilangan bayinya…kehilangan sanak saudaranya

bagai erangan semut-semut kecil yang tak mereka hiraukan

tidak mereka dengarkan…

Namun…apa yang dapat kami lakukan Kawanku…

Kami juga hanya sebagian dari semut-semut itu

Semut kecil yang sedang berharap dapat merobohkan singa yang sedang gila…

Kami tak bisa berbuat apa-apa Kawanku..

Kami hanya bisa mengucurkan air mata kepedihan untukmu…

Kami hanya bisa menengadahkan kedua tangan kami

Berdo’a Kepada-Nya Untukmu…

Untuk mereka semua yang telah gugur…

Mereka adalah pahlawan-pahlawan jihad

Mereka adalah syuhada’….

Israel…Enyahlah kau iblis-iblis tengik

Menjauhlah dari negri palestina..

Belum cukupkah kau hancurkan cita-cita mereka?

Belum cukupkah kau pisahkan sanak saudara mereka?

Jangan kau taruh otakmu dilututmu Wahai setan…

Laknatullah Alaikum Ya Israel..

” Ya Allah…Gantikanlah kepedihan mereka dengan kesenangan, jadikan kesedihan mereka

Sebagai awal kebahagia’an, dan rasa takut mereka menjadi tenteram.

Ya Allah…Dinginkan panasnaya kalbu mereka dengan salju keyakinan,

Dan padamkan jiwa mereka dengan air keimanan

Wahai Rabb…Anugerahkan pada mereka rasa kantuk dari-Mu yang menentramkan

Tuangkan dalam negri mereka yang bergolak ini kedamaian.

Dan ganjarlah dengan kemenangan yang nyata.

Ya Allah… Hancurkan orang-orang jahat dengan secercah sinar kebenaran

Hempaskan semua kebiadaban israael dengan bantuan bala tentara-Mu

Ya Allah…Sirnakan dari mereka rasa sedih dan duka

Dan usirlah kegundahan dari jiwa mereka semua…

Hanya kepada-Mu kami bersandar dan bertawakkal…..

Dan hanya dari-Mu lah semua pertolongan.

Ya Allah…karuniakanlah Ridha-Mu kepada Kawan mulia ini

Sebagai ganjaran atas apa yang telah mereka perjuangkan…

Karena Engkau-lah sebaik-baik Pelindung dan Penolong.”

Makkah Al-mukarramah

Ya Allah KotaMu begitu indah…
Makkah Al-mukarramah adalah julukannya…begitu mulia dan berwibawa
ia seumpama ibu dari kota-kota lain didunia ini Um al-qura..
masjidMu megah terpancar cahaya suci dan murni dari setiap sisinya..
Menaranya yang tinggi menjulang
memperlihatkan keagunganMu
Kau hiasi dengan Ka’bah didalamnya..
Hajar aswad yang harum semerbak kasturi..
Setiap sa’at selalu penuh sesak oleh hamba-hambaMu yang bertawaf mengelilingi..melambaikan tangan sambil menyebut namaMu Ya Robbi…
lingkaran Hijir Isma’il menyempurnakan keindahan cipta’anMu…
Engkau telah perintahkan NabiMu untuk menjadikannya sebagai kiblat bagi umat muslim diseluruh dunia..
Bukit safa marwah terbentang disisnya…
hawa sejuk yang selalu melantunkan irama haru meluluhkan hati hamba-hambaMu..
kotaMu dikelilingi oleh gunung-gunungMu yang terhampar luas, bertumpuk, berhimpitan, menjulang ke langitMu
disana dimasjidMu itu do’a-do’a hambaMu dipanjatkan
hanya untukMu..memohon keikhlasanMu..keridloanMu ya rabbi…
Dimultazam…do’a-do’a itu mengalir deras seumpama aliran air sungai
yang menderu, Mengharu biru tuk mensucikan diri dari dosa-dosa yang lalu..
melepas baju kesombongan..
Membuang jauh-jauh perhiasan kecongkakan
Karna Engkaulah Tuhanku..Tuhan semesta alam yang Maha pengasih dan Maha penyayang
hanya kepadaMulah do’a ini kami panjatkan dan hanya kepadaMulah kami akan kembali…

Satu

Rotasi bumi menyisakan memori tanpa batas
aku bagian dari perputaran itu..
yang terpecahkan kedalam angka tidak pasti..
aljabar merumuskan dalam formulasi andai kamu penyebutnya biarkan aku yang menjadi pembilangnya.. Perasa’an ini membuat aku menuai harapan diatas suhu normal yang terkonversi dalam asa..
Ibnu sina tak mampu menuliskan dalam lembaran bukunya tuk mengobati penyakit rindu yang telah kronis dalam jiwaku..
Penulis dari timur tengah juga tak dapat menciptakan kata untuk mengungkapkan rasa ini..
Aku tak mampu melihat kehidupan ini karena jiwaku telah terbagi dalam jiwamu..
Hanya menyatu denganmulah yang akan menjadikan aku sebagai manusia seutuhnya..

Kau tak datang

Malam diselimuti awan menghitam
Bintang-bintang tak menampakkan dirinya
Rembulanpun tak sudi tersenyum….
Hanya angin berlarian menghampiri
Menusuk-nusuk tulang
Dan rintik air langit membasahi
Serupa batu kerikil jatuh satu persatu
Membuat seluruh tubuh ini menggigil kedinginan
Ak menunggumu…
Malam itu
Hanya langit menaungiku
Hanya nyanyian hewan-hewan malam
Yang kudengar pilu
Menemaniku…
Aku menunggumu
Hingga mentari tersenyum menyapa
Hingga awan berubah menjadi putih berseri hingga tetesan embun pagi mengering
dihirup hangatnya suasana pagi
Ak menunggumu..
Tapi kau masih juga tak hadir…

Mimpi Indah

Kau tak ubahnya mimpi indah bagiku
Yang tak terlupakan…
Melayang, menari dalam lamunan mengikuti irama khayalanku
wujudmu tak mungkin memudar dari anganku.. Ia akan selalu memenuhi ruang pikiranku
Rasa itu tertanam kokoh dalam relung hati berakar kuat mencengkram
Karna sebagian dari jiwaku ada pada dirimu
Begitu juga sebaliknya..
Karena kau dan aku satu..
Kita adalah satu..

¤BULAN AMPUNAN¤

Dalam bulan ramadhan Allah hanya mengkhususkan kepada kita sebagai umat Muhammad untuk menunaikan ibadah puasa, memulyakannya dengan turunnya alqur’an.
Bulan ini adalah bulan yang mulia dan diberkahi. Dihadapkan kepada kita bulan penuh anugerah dan kebahagia’an, bulan untuk menunaikan puasa dan ibadah, bulan yang terdapat banyak kebaikan dan bulan disitu alqur’an diturunkan, bulan dengan kebebasan dan keberuntungan. Maka seharusnya menghadapi bulan ini kita harus bertaubat dengan sungguh-sungguh, berniat baik, melakukan sesuatu dengan ikhlas, untuk melebur dosa-dosa kita, menjauhi maksiat. tujuannya untuk menjernihkan hati, perbuatan dan tingkah laku kita.

¤ RAMADHAN TELAH TIBA ¤

Kita harus bersyukur kepada dzat yang telah menjadikan langit sebagai atap kita dan bumi sebagai pijakan kaki kita.
Sebagai muslim penerus syari’at Nabi Muhammad kita harus saling berangkulan satu sama lain. Kita harus bersyukur kepada-Nya yang telah memilih islam agama yang agung. Memilih ramadhan bulan yang paling mulia dan diberkahi diantara bulan-bulan yang lain. Dengan taufik-Nya kita akan memulai puasa ini dengan khusyuk, merendahkan diri dan mendekatkan diri hanya kepada-Nya.
dengan keterpaksa’an diri secara manusiawi yang melampaui batas manusia berontak. Dan kesombongan itu hampir saja membuat diri manusia lupa akan asalnya, sehingga dunia ini terasa terbalik. Kebijaksana’an Allah S.W.T. telah memastikan kepada seluruh manusia bahwa bulan ramadhan adalah bulan yang paling mulia diantara bulan-bulan yang lain. mempergunakan siang harinya untuk ibadah puasa dan menerangi gelapnya malam dengan mendekatkan diri kepada-Nya. Allah telah memilih bulan ini bulan yang diberkahi yang mengantarkan kita kepada dzat yang maha bijaksana dan luhur, juga pahala yang agung. Sesungguhnya keberada’an ibadah puasa dibulan ramadhan ini supaya kita bisa introspeksi diri dan membersihkan budi pekerti. Kaidah menjadikan puasa wajib hukumnya dimana diatas dasar tersebut islam berdiri. Bulan ramadhan adalah tempat terbitnya matahari alqur’an yaitu cahaya hidayah. disitu juga terdapat keberuntungan dan kebahagia’an.

¤Dari Biologis Ke Nurani¤

3 Sudut penting ibadah puasa.
Kualitas ibadah puasa memiliki 3 tingkat:
1.Puasa Biasa.
2.Puasa Khusus.
3.Puasa Super Khusus.
Puasa Biasa:
adalah mencegah nafsu makan dan nafsu seksual.
Puasa Khusus:
adalah mencegah perbuatan dosa dari segenap bagian tubuh.
Puasa Super Khusus:
adalah mencegah hati dari pikiran-pikiran hina dan hal-hal lain yang bukan allah S.W.T.
Imam Al-ghazali.

« Previous entries